Skip to main content

Terms

Ketentuan Layanan

Semua yang ada di dalam cikie-share.blogspot.com baik itu gambar, video artikel dan lainnya hanya untuk pencarian dan tampilan, Anda setuju bahwa akan menggunakan untuk penggunaan pribadi non-komersial, Anda setuju untuk tidak menggunakan gambar, tulisan maupun video yang ada di dalam cikie-share.blogspot.com atau mengekploitasi semuanya kecuali sebagai perjanjian ini secara tertulis dan jelas di izinkan.
cikie-share.blogspot.com adalah sumber daya internet tidak untuk profit. Tidak mendukung distribusi konten berhak cipta, dan Anda memahami ketika membaca dan melihat bahwa cikie-share.blogspot.com tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta atau hukum kekayaan intelektual yang mungkin terjadi sebagai akibat dari tindakan Anda.
Anda setuju untuk tidak mengalah, menghindari sistem yang dirancang untuk melindungi konten dari pengguna yang tidak sah, semua informasi ditampilkan apa adanya, cikie-share.blogspot.com dan pemasok artikel tidak membuat pernyataan atau jaminan tersurat maupun tersirat, mengenai akurasi dari setiap konten yang ada. cikie-share.blogspot.com berhak menghapus konten atau gambar untuk penyebab yang dianggap memadai
cikie-share.blogspot.com dan pemasok mereka menyangkal semua jaminan, tersurat maupun tersirat namun tidak terbatas pada jaminan tersirat tentang diperjual belikan. Kesesuaian untuk tujuan tertentu dan non-pelanggaran, dalam hal ini cikie-share.blogspot.com dan pemasok tidak akan bertanggung jawab atas konsekuensial atau insidental atau untuk setiap kehilangan keuntungan atau pendapatan.

Comments

Popular posts from this blog

Kesalahan Angin Selatan

Nalalarum  melihat matahari condong ke barat. Ia kembali merapatkan kakamban 1 , angin senja itu menyingkap rambut panjangnya yang bergelombang. Angin itu pula yang membisikkan kabar orang-orang. Ketika ia melihat dari kejauhan, sekawanan burung layang mengembang sayap. Lalu hilang di belakang pandangan. Nalalarum  kemudian melihat begitu ramai orang yang lalu lalang, tengah menceritakan banyak hal. Ia tak perhatikan seorang lelaki yang berdiri di belakang papan penutup jalan, melihatnya. Nalalarum bergumam, lalu berbisik pada Lokan, “Mari kita pulang!”. “Tunggu sebentar. Lokan bayar pisang  rimpi ini dahulu.” Lokan tergopoh-gopoh masuk ke dalam kedai papan dengan tubuhnya yang sedikit kebesaran, meninggalkan Nalalarum berdiri sendiri di luar. Nalalarum baru melihat lelaki yang memandangnya  ketika ia tolehkan wajah, ia diam saja dan melangkah seiring Lokan yang menghentikan  kereta dari ujung jalan. Nalalarum sigap mempercepat langkah masuk ke bilik kam...

11 BARANG PROMOSI YANG TEPAT MEMBANGUN BRAND

            “Gue lagi merintis usaha makanan kering,” “Oh ya? Bagus donk.” “Tapi gue butuh bantuan lo buat promosi. Gue bingung.” “Bikin strategi dulu aja.” “Gimana caranya?” Nah gimana? Gue  langsung ingat sesuatu.  Demi seorang sahabat yang lagi memulai usaha dan membangun Brand alias Merek, yakni simbol, tanda, desain atau gabungan di antaranya yang dipakai sebagai identitas suatu perorangan, gue mikir promosi yang tepat dan efektif itu seperti apa buat sahabat gue ini. Setiap manusia yang tengah merintis usaha dan membangun brand produknya pasti akan berhadapan dengan yang namanya pasar. Pasar dalam arti konsumen ini tentunya memiliki perbedaan baik dari jenis kelamin, umur, status sosial, hingga perbedaan tingkat kebutuhan masing-masing. Buat sahabat gue atau juga kalian yang telah menciptakan suatu produk entah itu makanan atau benda lainnya dan ingin mendulan...

Salju yang Turun Perlahan. Denpasar Pos, 19 Agustus 2018

Salju turun sejak malam tadi. Jalan di depan Motel ditutup dengan sebuah palang. Beberapa petugas kota tampak sibuk membersihkan salju yang meluber ke tengah jalan. Bunyi sekop dan peluit membuat Hana bangun dan menyeret langkahnya dengan setengah kantuk ke jendela. Ia mengucek mata dan melihat jam di dinding menunjukkan pukul sepuluh pagi. Hana kembali ke atas tempat tidur dan menyalakan telepon genggamnya.  Pesan dari ibunya selalu saja terdengar khawatir. Hana tidak membalas pesan itu sebab ia tidak memberi kabar kepergiannya kali ini. “Rasanya menjadi anak yang selalu berada di ketiak ibu.” Kesalnya suatu kali. Hana hanya tidak ingin ibu melihatnya seperti itu. Ia merasa sudah dewasa dan bisa menentukan pilihan. Ia urungkan niat untuk mandi dan hanya mencuci mukanya saja. Ia bisa mati membeku jika berlama-lama di kamar mandi, meski penghangat ruangan berfungsi cukup baik. Ia masih belum tahu apa yang akan ia lakukan. Cuaca di luar tidak membuatnya nyaman. Jad...